PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Menjelang pemilihan Ketua KNPI Kalimantan Tengah, publik mulai gerah melihat gelagat sebagian kandidat yang sibuk “bermain uang” ketimbang menawarkan gagasan.
Jika sejak awal pemimpin organisasi kepemudaan lahir dari praktik transaksional, “Maka jangan pernah bermimpi KNPI bisa melahirkan kader bangsa yang bersih, berani, dan visioner, “ungkap Hadriansyah
Pemuda Kalteng harus belajar, bukan tergoda instan dengan politik uang. Organisasi ini bukan pasar lelang jabatan, tetapi rumah besar pembinaan generasi penerus. Kandidat yang hanya mengandalkan isi tas ketimbang isi kepala, sejak awal telah gagal menjadi teladan.
KNPI bukan milik elit, bukan pula milik kandidat berduit. Pemuda sejati ditunggu gagasan, integritas, dan keberanian mengubah keadaan.
“Siapa pun kandidat yang main uang, sesungguhnya ia sedang mengkhianati masa depan pemuda Kalimantan Tengah,”tutur Hadriansyah (manghadiboy ).
Jika sejak awal pemimpin organisasi kepemudaan lahir dari praktik transaksional, maka jangan pernah bermimpi KNPI bisa melahirkan kader bangsa yang bersih, berani, dan visioner.
Pemuda Kalteng harus belajar, bukan tergoda instan dengan politik uang. Organisasi ini bukan pasar lelang jabatan, tetapi rumah besar pembinaan generasi penerus. Kandidat yang hanya mengandalkan isi tas ketimbang isi kepala, sejak awal telah gagal menjadi teladan.
KNPI bukan milik elit, bukan pula milik kandidat berduit. Pemuda sejati ditunggu gagasan, integritas, dan keberanian mengubah keadaan.
“Siapa pun kandidat yang main uang, sesungguhnya ia sedang mengkhianati masa depan pemuda Kalimantan Tengah..dan sedang sakit,” ungkap Hadriansyah (manghadiboy) yang kritis dengan gerak langkah pemuda sekarang dan juga pernah dipengurus KNPI tahun 80 an .
Pewarta. : Erwansyah
Sumber. : Hadriansyah
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply