PALANGKANEWS.CO.ID, BUNTOK – Wakil Bupati Kabupaten Barito Selatan Khristianto Yudha menegaskan, bahwa Launching Koperasi Desa Merah Putih adalah merupakan pilar penting untuk pembangunan ekonomi daerah.

Karena koperasi bukan hanya wadah simpan-pinjam, tetapi juga sarana untuk memperkuat jejaring sosial, menggerakkan produksi, dan mendorong kesejahteraan masyarakat desa. Maka dengan adanya peluncuran Koperasi Merah Putih sejalan dengan visi pembangunan Barito Selatan yang mandiri dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah telah menjalankan program prioritas, termasuk pendidikan gratis yang diawasi langsung oleh Dinas Pendidikan. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal pendidikannya karena kendala biaya,” tagas Khristianto Yudha.

Selain itu juga Khristianto juga menambahkan, bahwa program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025, yang mencakup penandatanganan kerja sama dengan Ditjen PAUD, peningkatan sarana prasarana sekolah, serta digitalisasi pembelajaran.

“Pendidikan gratis bukan hanya slogan, tetapi komitmen nyata Pemerintah Daerah Barito Selatan untuk masa depan anak-anak khususnya wilayah Pemkab Barito Selatan,” ujar Wabup.

Selanjutnya di sektor infrastruktur desa, Pemerintah Barito Selatan melalui Dinas PUPR terus membangun balai desa dan kantor desa sebagai pusat kegiatan masyarakat. Tahun 2024, rehabilitasi dilakukan di dua kecamatan dengan total 20 bangunan, sementara pada tahun 2025 rencananya akan diperluas ke kecamatan lainnya dengan anggaran Rp150 juta per desa.

Sementara itu ketersediaan listrik di seluruh wilayah Barito Selatan menjadi fokus prioritas pemerintah. Target 100% desa berlistrik PLN pada 2027 sudah direncanakan dengan pembangunan jaringan tegangan menengah dan rendah, gardu, serta program bantuan listrik untuk warga.

Termasuk di bidang kesehatan, keberhasilan program Universal Health Coverage (UHC) yang memastikan seluruh warga mendapat layanan kesehatan gratis. “Hingga pertengahan 2025, sebanyak 12 puskesmas telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dengan capaian 90% dari target sasaran,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menyoroti peningkatan kualitas RSUD Jaraga Sasameh yang kini berstatus BLUD. Dengan dukungan berbagai fasilitas modern seperti CT Scan, rekam medis elektronik, dan pemenuhan dokter spesialis, layanan kesehatan di Barito Selatan terus ditingkatkan. “Agar masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” katanya.

Termasuk dalam upaya mengentaskan kemiskinan, Pemkab Barsel bekerja sama dengan investor untuk menciptakan lapangan kerja di sektor pertanian, perkebunan, dan UMKM. Bantuan sosial berupa paket sembako juga disalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada 2.250 kepala keluarga di seluruh kecamatan.

Khristianto juga mangungkap bahwa pelatihan tenaga kerja melalui program PANTAS (Pelatihan dan Kursus) di sektor koperasi, pertanian, dan UMKM menjadi langkah strategis mencetak SDM yang siap kerja dan mandiri. “Berbagai pelatihan teknis seperti satpam dan teknisi AC telah dilaksanakan pada Mei 2025,” tutup Khristianto.

Acara dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum Jaro Pirarahan Buntok, Senin 21 Juli 2025. Dihadiri Bupati Barito Selatan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para anggota DPRD, PIt. Sekretaris Daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga pengurus koperasi desa se-Kabupaten Barito Selatan.

Pewarta: H. Assjian

PT.Palangka-News. Jaya Mandiri.