PALANGKANEWS.CO.ID, BUNTOK-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah menggelar acara dalam rangka kegiatan Launching Koperasi Desa Merah Putih, sebuah momentum penting dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, mengokohkan semangat gotong royong dan membangun kemandirian desa di seluruh pelosok Indonesia.
Bupati Barsel H. Eddy Raya Samsuri menyampaikan dukungannya terhadap program pemerintah pusat.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah menyampaikan dukungan penuh terhadap Program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI sebagai bagian dari gerakan Nasional membangun desa dari bawah. Seperti yang kita ketahui bahwa Kabupaten Barsel adalah merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, dengan luas wilayah ±8.830 KM²,” tegasnya.
Karena Barito Selatan terbagi menjadi 6 Kecamatan 7 Kelurahan dan 86 Desa, dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 137.548 Jiwa pada tahun 2024, posisi geografis yang berada di Selatan, Provinsi menjadi daerah ini strategis antar wilayah khususnya dalam sektor Pertanian, Perkebunan, ke Hutanan, dan Pertambangan Rakyat serta sektor jasa dan UMKM. Dengan potensi Sumber Daya Manusia (SDM).
Maka penguatan koperasi desa menjadi keharusan untuk membangun kesejahteraan masyarakat secara kolektif dan berkelanjutan. Kami juga mendukung penuh berbagai program prioritas Pemerintah Pusat antara lain Koperasi Merah Putih.
Namun koperasi bagi kita bukan hanya lembaga ekonomi saja, tapi juga alat perjuangan sosial Budaya dan Kamdirian Masyarakat Desa.
“Oleh karena itu koperasi desa merah putih akan kita dorong menjadi motor penggerak distribusi hasil pertanian rakyat sebagai sarana penguatan modal usaha desa. Wadah kolaborasi ekonomi antar pelaku UMKM,” ujar Eddy Raya.
Tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Mereh Putih dengan sangat baik, sehingga 86 Desa dan 7 Kelurahan se-Kabupaten Barsel seluruhnya telah terbentuk berbadan hukum 100%, yaitu terdiri dari 73 koperasi desa merah putih, 6 koperasi Kelurahan Merah Putih, 6 Koperasi Desa Merah Putih Gabungan 2 Desa, dan 1 Koperasi Gabungan Kelurahan dan Desa Merah Putih.
“Saya berharap dengan diluncurkannya koperasi desa/kelurahan merah putih ini, maka koperasi ini dapat berperan sebagai wadah bagi masyarakat untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mewujudkan kemandirian ekonomi desa, serta dapat erkontribusi pada ketahanan pangan desa dan daerah,” jelas Eddy Raya.
Pemerintah Daerah memiliki komitmen untuk mendukung
pengembangan koperasi desa/kelurahan merah putih dan akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait yang akan diimplementasikan melalui pendampingan oleh stake holder.
Saya juga berharap agar para tenaga ahli pemberdayaan masyarakat, para pendamping desa, pendamping lokal desa program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa agar bergerak cepat dalam mendorong para pengurus koperasi desa/kelurahan erah putih untuk segera melaksanakan usahanya sesuai dengan potensi daerah masing-masing seperti yang telah direncanakan pada saat pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih, sudah tercantum dalam Akta Notaris.
Tentu saja program ini dijadikan sebagai instrumen strategis untuk mendorong transformasi sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan yang merata dan didukung dengan sinergi pemerintah melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barsel, Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pemerintah Pusat bekerjasama lintas sektor data yang akurat serta pelaksanaan yang terarah. Komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Barsel telah mengusulkan Proposal ke Kementerian Sosial RI.
“Maka kita akan memperoleh bantuan cetak sawah rakyat (CSR) yang lokasinya ada di Kecamatan Dusun Selatan, di Muara Ripung 398, Ha, Kecamatan Dusun Utara di Desa Marawan Baru 40,40 Ha, semtara Kecamatan Karau Kuala di Desa Bintang Kurung 67,58 Ha, dan Desa Teluk Sampudau 7,73 Ha.Selain itu juga di Kecamatan Dusun Hilir dI Desa Damparan 1.679,18 Ha, Desa Lehai 419,16 Ha, dan Kelurahan Mengkatip 122,99 Ha, dengan jumlah Totoal 2.734,89 Ha,” tambahnya.
“Kita berharap dengan keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Barsel ini agar berjalan lancar dalam jangka panjang dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Acara dilaksanakan di Gedung Jaro Pirarahan jalan Pahlawan Buntok, dihadiri oleh. Sekretaris Daerah dan Para Staf ahli Bupati Barsel, Para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Barsel.
Para Camat, Lurah, Kepala Desa dan Ketua BPD serta Anggota se-Kabupaten Barsel. Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemangku Adat Para Ketua dan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan se-Kabupaten Barsel, dan seluruh tamu undangan lainnya.
Pewarta: H. Assjian
PT. Palangka-News. Jaya Mandiri.

Leave a Reply Cancel reply