Penulis. : Tim Pknews

PALANGKA–NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah, Ahmada Dahlan, menyampaikan pandangannya terkait potensi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, AI bukan hanya alat bantu teknologi, tetapi juga peluang strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membentuk ekosistem profesi digital yang inklusif bagi generasi muda.

“Pemanfaatan AI bisa menjadi salah satu katalis dalam menumbuhkan sektor-sektor kreatif, termasuk penyiaran digital, pariwisata, layanan publik berbasis data, hingga pengembangan platform konten lokal. Jika dikelola dengan serius, ini berpotensi besar mendongkrak PAD Kalimantan Tengah,” ujar Ahmada Dahlan dalam keterangannya, Sabtu (13/7).

Ia menambahkan, AI dapat menghadirkan model efisiensi dan akurasi baru dalam tata kelola informasi, pemasaran digital, serta penyiaran konten lokal yang dapat menjangkau khalayak luas. Hal ini, lanjutnya, perlu diimbangi dengan peningkatan literasi digital serta pembukaan ruang kerja baru berbasis teknologi.

“Ini juga menjadi peluang besar bagi anak-anak muda Kalteng untuk masuk ke dunia kerja berbasis teknologi seperti data analyst, kreator konten AI, pengembang sistem broadcast digital, hingga ahli pemasaran berbasis algoritma. Jangan hanya jadi konsumen teknologi, tapi kita harus mampu jadi pelaku dan pencipta,” tegasnya.

Ahmada juga mendorong sinergi antar-instansi, pelaku industri, serta lembaga pendidikan dalam membangun regulasi dan infrastruktur yang mendukung pemanfaatan AI secara etis dan produktif di daerah.

Dengan makin terbukanya ruang-ruang transformasi digital, KPID Kalteng berharap peran penyiaran dan media lokal dapat menjadi bagian dari revolusi industri berbasis kecerdasan buatan yang berpihak pada kearifan lokal dan kepentingan publik.

Pewarta.  : Titin / Red pknews

PT Palangka News Jaya Mandiri