PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mendesak pemerintah kota untuk menciptakan terobosan guna memperbesar lapangan kerja di tengah masih tingginya angka pengangguran. Masalah pengangguran ini perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.

Untuk menciptakan terobosan tersebut, diperlukan sinergi lintas sektor agar program yang dijalankan tidak tumpang tindih dan efektif menjawab kebutuhan riil di lapangan. Kolaborasi yang konkret antara pemerintah kota, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan pelatihan kerja sangat penting.

“Link and match antara kebutuhan pasar kerja dan kompetensi angkatan kerja harus tercipta,” ujar Rana Jumat, (13/6/2025)

Pembekalan keterampilan, baik formal maupun informal, kepada generasi muda juga sangat penting agar mereka siap bersaing di dunia kerja.

Rana mengapresiasi program pelatihan vokasi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palangka Raya, namun meminta peningkatan kualitas dan pemerataan informasi program hingga ke tingkat kelurahan agar informasi pelatihan dapat diakses oleh seluruh warga.

Selain pelatihan kerja, optimalisasi sektor UMKM dan koperasi juga perlu dilakukan sebagai alternatif penciptaan lapangan kerja.

Pemerintah Kota Palangka Raya didorong untuk memberikan kemudahan akses permodalan dan pendampingan wirausaha bagi generasi muda yang ingin memulai usaha mandiri.

“Pendampingan bagi wirausaha muda di tahap awal sangat penting untuk keberhasilan usaha mereka dan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi pengangguran,” pungkasnya.

Pewarta : Titin

PT Palangka News Jaya Mandiri