PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengimbau masyarakat untuk waspada dan selektif dalam memilih takjil saat berbuka puasa.

Hal ini untuk menghindari risiko keracunan makanan. “Kita harus lebih selektif lagi dalam memilih takjil, untuk menghindari korban keracunan saat berbuka puasa,” katanya, Jumat (7/3/2025).

Rana menuturkan, banyak lokasi di Kota Palangka Raya yang menjual berbagai macam takjil. Oleh karena itu, masyarakat perlu memperhatikan kebersihan makanan yang dijual, termasuk memilih pedagang yang menutup dagangannya dengan baik.

“Cuman dilihat juga kebersihannya, sama kan suka banyak makanan yang terbuka ya, yang ada lalat, selektif lah dalam memilih makanan berbuka puasa,” ujarnya.

Selain kebersihan, Rana juga mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan mengonsumsi makanan manis dan berminyak saat berbuka. Konsumsi berlebihan makanan tersebut dalam kondisi perut kosong dapat memicu masalah kesehatan. Puasa seharusnya menjadi momen untuk mendetoks tubuh dari makanan yang kurang sehat.

“Mungkin gorengan satu boleh, es boleh sedikit saja. Jadi jangan buka langsung makan gorengan sampai habis lima potong, es buah dua gelas. Jadi pelan-pelan bukanya, mungkin pakai kurma dulu nanti sholat maghrib dulu, jadi baru kita lanjut. Pilihlah makanan-makanan yang lebih sehat,” saran Rana.

Kebiasaan berbuka puasa yang sehat dan higienis, lanjut Rana, perlu dijaga selama Ramadan. Hal ini agar manfaat puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan.

Dengan memilih makanan yang bersih dan sehat, masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih optimal dan terhindar dari risiko gangguan kesehatan.

“Dengan memilih makanan yang bersih dan sehat, masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih optimal dan terhindar dari risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan yang kurang higienis,” pungkasnya.

Pewarta : Titin

PT Palangka News Jaya Mandiri