PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, menyatakan bahwa efisiensi anggaran pemerintah pusat berdampak pada pemotongan anggaran perjalanan dinas DPRD sebesar 50 persen.
“Total anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Palangka Raya mencapai sekitar Rp15 miliar. Dengan adanya pemotongan sebesar 50 persen, anggaran yang tersisa hanya sekitar Rp7,5 miliar,” kata Hatir, Selasa (11/3/2025).
Pemotongan ini berdampak pada tugas dan fungsi DPRD, terutama dalam hal pengawasan langsung ke masyarakat. Perjalanan dinas, termasuk studi banding ke luar daerah, merupakan bagian penting dari tugas pengawasan DPRD. Pemotongan anggaran membatasi ruang gerak DPRD dalam menjalankan fungsinya.
“Ya, memang ini jujur saja untuk DPRD ada sedikit pengaruhnya. Kenapa? Karena memang tugas yang ada di DPRD itu kan salah satunya ya pengawasan, kemudian studi banding,” jelas Hatir.
Pemotongan anggaran yang cukup besar ini memberikan dampak signifikan karena pemberitahuan resmi baru diterima beberapa hari lalu.
Anggaran DPRD Kota Palangka Raya telah digunakan sejak Januari 2025 untuk menunjang kinerja anggota dewan. Pemotongan 50 persen dari pagu anggaran sangat memengaruhi sisa anggaran yang tersedia.
Meskipun demikian, Hatir menegaskan bahwa kinerja DPRD tidak akan berkurang. Pihaknya akan mencari alternatif lain, seperti meningkatkan intensitas pertemuan langsung dengan masyarakat.
Masih ada kemungkinan pengecualian kebijakan untuk DPRD mengingat tugasnya berbeda dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
“Kami masih menunggu kebijakan lebih lanjut terkait pemotongan ini. Tapi bagi kami sebagai anggota Dewan, artinya bukan berpikir kinerja kita akan berkurang. Tidak, justru dengan adanya itu kita akan meningkatkan pertemuan-pertemuan dengan masyarakat,” pungkas Hatir.
Pewarta : Titin
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply